tulisan

Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Maret 2016

Menyiasati Budget Cekak dan Acara Tetep Wah.

Masyarakat dengan kondisi saat ini menghadapi financial (keuangan) yang cukup sulit, namun tuntutan akan kegiatan-kegiatan tertentu mengharuskan kita bisa menyiasati budget (anggran) cekak dan membuat acara tetep wah. Tentunya seringkali kita menghadapi kesulitan saat kita punya hajatan dengan budget  terbatas namun tidak berkesan murahan.   

Pertanyaan yang sering muncul saat kita ingin mengggelar sebuah acara/hajatan dengan budget terbatas tentunya perlu sebuah tempat, apakah memiliki tempat sendiri atau diluar dengan menyewa, selain itu bagaimana kita harus menjamu tamu undangan dengan hidangan yang bukan ala kadarnya yang terkesan murahan dan tidak memiliki cita rasa. Pastinya akan menjadi sebuah hal yang sulit kita tentukan bagaimana agar semua bisa berjalan baik dengan keterbatasan dana yang ada.

Banyak alternative yang bisa kita pilih untuk bisa membuat acara wah dengan budget terbatas, diantaranya :
  1. memakai tempat sendiri yang ada tanpa perlu menyewa
  2. memasak sendiri
  3. mencari referensi tempat murah namun tetap berkualitas
  4. menggunakan jasa catering berkualitas dengan harga bersaing
Dari ke empat pilihan tersebut tentunya banyak pertimbangan yang akan menjadi keputusan bagi kita bagaimana tempat yang kita miliki tidak sesuai atau tidak bisa menampung tamu undangan, keterbatasan alat dan orang-orang yang akan membantu jika memasak sendiri, tempat murah namun jauh, jasa catering yang kita pakai apakah benar-benar berpengalaman dan mampu memberikan kesan positif. Tetntunya sangat sulit ya menentukam pilihan agar hajatan kita tetap berkesan dengan budget pas-pasan.

Bagaimana solusi yang tepat? Pada umumnya masyarakat kita lebih percaya pada referensi orang-orang terdekat, bertanya pada teman atau mencari referensi dari internet. Kemungkinan terbesar pastinya adalah referensi dari orang terdekat dan temanlah yang menjadi pertimbangan. 

Pada pilihan pertama tentunya adalah pilihan yang bisa mengurangi beban anggaran yang ada sehingga alokasi dana bisa difokuskan pada hal yang lebih penting, dengan menggunakan tempat sendiri tentunya akan lebih berhemat tapi bagiamana jika tempat yang kita miliki terbatas? Nah jawabannya adalah mencari tempat disekitar kita yang masih kosong namun bisa dirubah menjadi lebih berkesan dengan dekorasi, seizin yang punya tempat tentunya.

Pilihan ke dua tentunya sangatlah repot dan belum tentu bisa lebih hemat karena bisa jadi memasak sendiri dengan alat terbatas bahkan bahan baku yang ada dipasar bisa jadi lebih mahal dari perkiraan karena fluktuasi harga membuat belanja bisa jadi lebih tinggi, jadi solusinya carilah referensi catering yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Inspirasi catering bisa jadi referensi bagi anda karena mulai dari harga Rp 17.000 (nasi kotak) dan  Rp 25.000 (prasmanan) anda bisa bikin acara dengan budget cekak dan acara tetep wah,



Kamis, 17 Maret 2016

Selamatkan Bumi Kita, Ini Aksiku! Mana Aksimu?

Ini aksiku! mana aksimu? 

Pemanasan global dan pencemaran lingkungan di bumi kita ini sudah semakin parah. Tapi tahukah Anda ada cara mudah untuk ikut menyelamatkan bumi?

Earth Hour (bahasa IndonesiaJam Bumi) adalah sebuah kegiatan global yang diadakan oleh World Wide Fund for Nature (WWF) pada Sabtu terakhir bulan Maret setiap tahunnya. Kegiatan ini berupa pemadaman lampu yang tidak diperlukan di rumah dan perkantoran selama satu jam untuk meningkatkan kesadaran akan perlunya tindakan serius menghadapi perubahan iklim. Kegiatan yang dicetuskan WWF dan Leo Burnett ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2007. Saat itu, 2,2 juta penduduk Sydneyberpartisipasi dengan memadamkan semua lampu yang tidak diperlukan.[1] Setelah Sydney, beberapa kota di seluruh dunia ikut berpartisipasi pada Earth Hour 2008.[2][3] Earth Hour 2016 akan dilaksanakan pada 19 Maret 2016 pukul 20.30 sampai 21.30 waktu setempat. sumber wikipedia

Listrik dan Energi Dumia

Listrik bagi masyarakat dunia seperti juga bagi bangsa Indonesia  telah menjadi kebutuhan vital masayarakat modern dan juga bahan bakar roda pembangunan. Listrik bahkan dijadikan tolak ukur majunya suatu peradaban. Hanya saja, penyediaan dan pemanfaatan listrik di Indonesia masih banyak bergantung pada energi fosil terutama minyak bumi dan produk turunannya. Energi fosil bersifat tidak terbarukan sehingga bila terus dieksploitasi, cadangannya akan menipis dan mungkin akan habis. Saat ini saja Indonesia sudah bisa dikategorikan sebagai negara yang lebih banyak menginport minyak dibandingkan mengeksportnya. 

Karena itu fluktuasi harga minyak bumi dunia akan sangat berpengaruh dan dapat mengguncang ekonomi Indonesia. Tekanan pada anggaran pendapatan belanja negara juga akan menigkat mengingat pemerinah membeli minyak bumi dengan harga dunia sedangkan harga bahan bakar minyak dan listrik didalam negri dijual murah karena masih mendapat subsidi dari pemerintah.

Cimahi Kota Cerdas Ikut berpartisipasi
Untuk mengatasinya dibutuhkan keterlibatan semua pemangku kepentingan, baik pemerintah, swasta maupun masayarakat seacara umum. Sekecil apapun kontribusi yang bisa dilakukan, akan memberikan perubahan yang positif bagi ketahanan energi, pembangunan ekonomi serta kelangsungan hidup di bumi. Bumi bukan hanya tempat tinggal yang harus nyaman bagi generasi sekarang, melainkan  juga bagi generasi yang akan datang. Setiap detik yang dilakukan dapat memberikan warna dan makna berbeda dalam kehidupan.

Pemerintah Kota Cimahi melalui Kantor Lingkungan Hidup ikut berpartisipasi dan akan mensosialisasikan kegiatan tersebut pada hari sabtu, 19 maret 2016 pukul 11.00-22.00 bertempat di Pendopo Gedung DPRD Kota Cimahi.


Mari Tunjukan aksi pedulimu!

Salam Inspirasi dan terus berbagi.